Kamis, 06 Januari 2011

Ini Dia Pencipta Gelang Power Balance




Produsen gelang PowerBalance (PB) mengakui bahwa produknya tidak memiliki efek seperti yang mereka klaim. Siapa otak di balik pembuatan gelang ini?

Pebisnis asal California, Josh Rodarmel (28) adalah yang pertama kali mengembangkan gelang ini dengan kakaknya, Troy, tiga tahun lalu. Keduanya mengklaim, stiker hologram pada gelang silikon itu memiliki keistimewaan spesial. Yakni mendorong performa energi natural yang terdapat dalam tubuh,

Dalam sebuah wawancara tahun lalu, Josh menjelaskan bahwa tubuh manusia memiliki frekuensi dan ada hal-hal yang memberikan dampak buruk seperti ponsel dan gelombang radio. Hal ini menyebabkan frekuensi penyembuhan alami terhambar dan bahkan gagal.

“Kami menemukan cara untuk mengembalikan frekuensi baik ke hologram tersebut, sehingga menyeimbangkan tubuh. Membuatnya lebih kuat dan fleksibel,” lanjutnya.

Rodarmel bersaudara mengklaim, gelang itu bekerja dengan cara yang berbeda-beda untuk setuap orang. Bagi atlet, mereka bakal lebih bertenaga dan seimbang. Selain otot-otot mereka yang lebih cepat pulih.

“Mereka yang bukan atlet menyatakan gelang ini bekerja untuk mereka dan memberi dorongan. Tak hanya itu, namun juga berbagai area kehidupan seperti kantor dan kamar tidur,” lanjutnya.

Diperkirakan 2,5 juta gelang PowerBalance terjual di seluruh dunia. Kalangan selebritis juga mengenakannya, membuat produk ini terus laris manis.

Sumber : http://rum4010.blogspot.com/2011/01/dia-pencipta-gelang-powerbalance.html

http://menujuhijau.blogspot.com/2011_01_02_archive.html#ixzz1AKmV8Uo3

10 Negara Paling Bersahabat Dan Ramah


1. Ireland
Centuries of turmoil, conquest, famine and subsequent immigration have certainly taken their toll on the Irish: it’s left them with a deliciously dark sense of humour and a welcoming attitude towards strangers. That famous ability of the Irish to find craic (fun times) in boom or bust times means you’re always in for a treat.
Berabad-abad kekacauan, penaklukan, kelaparan dan imigrasi, telah mengorbankan begitu banyak orang Irlandia. Hal ini menyebabkan adanya semacam trauma bagi warga Irlandia terhadap orang asing. Tapi kini sudah lain cerita. Warga Irlandia sudah melupakan pahitnya masa lalu, dan menata kehidupan mereka yang baru. Kini, mereka bisa lebih ramah dengan para pendatang.
2. Samoa
What’s this? Samoa reckons they have ‘the world’s friendliest people’? Hmmm, trouble is there’s no ratifying body for such a claim, meaning the Samoans have to contend with the challenge of Fiji, which also self-applies the title. Though readers can rest assured that Samoa harbours lovely and warm people.
Ada yang pernah dengar negara Samoa?Beberapa orang mungkin baru pertama kali mendengarnya. Tapi percayalah, keramahan orang Samoa bisa dibandingkan dengan orang2 Fiji sekalipun.
3. United States
Blamed for the coming of World War III, the Anti-Christ, Bon Jovi, Tom Cruise, Michael Jackson, rampant street crime and noise pollution through overloud talking, Americans just take it all in their stride. Americans may be patriotic and love their country but they’ll invariably welcome you and help you get the best out of the United States.
Meski disalahkan karena disebut2 sebagai salah satu penyebab Perang Dunia II, gerakan anti Yesus, banyaknya kejahatan jalanan, polusi, tapi warga Amerika adalah warga yang ramah terhadap pendatang.
4. Malawi
Whereas other African nations are beset by tribal war and fighting, Malawians describe themselves as ‘the friendliest people in Africa. Anyone who’s visited will know that the rare (for Africa) cohesion of the country’s ethnic groups is solid evidence for this, as is the people’s propensity to welcome you into their homes as well as their nation.
Rasanya sulit mencari negara di Afrika dimana tidak terdapat konflik dan perang suku didalamnya. Tapi Malawi memperlihatkan sisi lain dari masyarakat Afrika lain. Mereka sangat ramah terhadap pendatang, yang bahkan jarang mengunjungi mereka.
5. Fiji
Fijians have got plenty to smile about lush islands, kaleidoscopic reefs, cobalt sea, a wealth of marine life, world-class diving, romantic coastlines, awesome cuisine and they love to spread the love around. Fijians have a rep for helping all travellers feel welcome, thereby allowing you to uncover the best from this sprawling group of islands.
Fiji, sudah lama dikenal sebagai negara dengan kepulauan, laut, dan terumbu karangnya yang indah. Dan lebih dari itu, warga Fiji senantiasa menyambut para wisatawan yang banyak sekali datang kesana, tentunya dengan senyuman hangat.
6. Indonesia
It’s hard to make generalisations about a country that contains so many different cultures still, a cliché you’ll hear often is that Indonesian people greet foreigners with open arms. Fact is they do, but the media limelight is stolen by the knack of their law-enforcement officers for welcoming drug dealers and bomb makers in an altogether different ritual.
Rasanya sulit untuk mendefinisikan sebuah negara yang memiliki keanekaragaman suku dan budaya yang banyak. Itulah Indonesia. Tapi pada umumnya, warga Indonesia terkenal ramah. Mereka menyambut tamu dengan tangan terbuka. Tapi sayangnya, belakangan ini, media di negara tersebut lebih banyak memberitakan sisi buruk dan kekacauan yang terjadi di negara ini, seperti masalah hukum, politik, teroris dan lain sebagainya.
7. Vietnam
Vietnam’s another country inextricably caught up in Western images and stereotypes: napalm death; tormented American soldiers; assassins hiding in the rice fields. But Vietnam put all that behind it a long time ago and is now on a drive to become the new ‘Asian’ tiger economy.
Vietnam mungkin memiliki trauma terhadap pendatang, karena dulu mereka pernah dijajah bangsa Asing seperti Amerika. Tapi Vietnam yang sekarang, sudah berubah. Warganya sudah melupakan masa lalu, dan kini siap untuk menatap masa depan, bahkan menuju pertumbuhan ekonomi yang pesat.
8. Thailand
Southeast Asia’s most-visited country is bound to offer up a welter of stereotypes and clichès. Here are some of them: dazzling islands and beaches; lush and balmy weather; great shopping and great food; the ‘France of Asia’. The Thai people’s gracious hospitality does indeed take some beating.
Salah satu negara di Asia Tenggara yang paling banyak dikunjungi Turis Asing, yaitu Thailand. Bahkan julukan “Prancis-nya Asia” melekat pada negara ini. Selain karena keindahan alamnya, tentunya karena keramahan warganya.
9. Scotland
Scotland’s becoming the destination for visitors to the British Isles, winning out over London. The Scots have survived English invasion, brutal weather and the pain of having the world’s worst goalkeepers. This fighting spirit against insurmountable odds has left them with an extroverted, buoyant demeanour and a blackly humorous nationalism.
Skotlandia adalah salah satu tujuan wisata pavorit warga Inggris terutama dari London. Warga Skotlandia mampu bertahan dibawah invasi Inggris, cuaca buruk, dan luka karena memiliki salah satu penjaga gawang terburuk didunia.
10. Turkey
It’s a shame that for such a long time the Western world’s image of Turkey revolved around the drug-smuggling film Midnight Express. Thankfully, we can report the Turkish people actually have an unsurpassed reputation for hospitality. With their heavenly cuisine, dreamy coastline and historical sites, the Turks know there’s no reason to be secretive.


http://menujuhijau.blogspot.com/2011_01_02_archive.html#ixzz1AKmGdPY6

Robot Perang Indonesia Yang Dikagumi Inggris




SIAPA sangka dari Swindon, sebuah kota kecil yang berjarak sekitar dua jam berkendara dari London, seorang anak bangsa, Dr Subchan, kini menjadi pembicaran di Inggris. Peneliti di Cranfield University, Shrivenham Campus di Oxfordshire, Inggris, bersama timnya dinyatakan sebagai pemenang Minister of Defense (MoD) Grand Challenge, Bahkan, Departemen Pertahanan Inggris berminat mengembangkan robot dan piranti ciptaan timnya.

MoD Grand Challenge adalah lomba bergengsi untuk mencari teknologi terapan di dunia militer yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Inggris.


Subchan, pria yang lahir dan besar di Jombang, Jawa Timur, itu bersama Team Stellar mengembangkan Saturn (Sensing and Autonomous Tactical Urban Reconnaissance Network).

Saturn adalah semacam robot yang berfungsi mendeteksi ancaman musuh. Bukan sembarang robot. Ini adalah robot terpadu yang memiliki tiga komponen, baik di darat maupun udara, yang bisa mengidentifikasi kekuatan dan posisi musuh di medan pertempuran.

”Robot ini bisa menggantikan manusia untuk mengintai kekuatan dan posisi musuh, tanpa berisiko terlihat atau diketahui lawan,” jelas Subchan yang lulusan Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) jurusan matematika 1994 itu.

http://menujuhijau.blogspot.com/2011_01_02_archive.html#ixzz1AKlwPVvW

Jumat, 31 Desember 2010

6 Fakta Tentang Malaysia Yang Tidak Diketahui Rakyat


fakta seputar malaysia 21. Pengakuan secara jujur dari Datuk Anwar Ibrahim pada NewYork Times.Bahwa sebagian besar pemimpin Malaysia terlalu pongah dan sombong meskipun sebenarnya Malaysia adalah negara lemah dan korup sehingga tidak bisa menghargai negara-negara tetangganya.(Di Indonesia ada KPK)
2. Terbatasnya akses informasi dari media informasi (surat kabar, televisi dan lain-lain) bagi rakyat Malaysia sehingga hanya sedikit saja informasi mengenai negara-negara tetangga yang dipunyai. Hal ini menyebabkan hidup rakyat Malaysia seperti katak dalam tempurung. Akibatnya, mereka merasa pintar padahal sesunggunya hidup dalam kemalasan dan kebodohan yang teramat sangat. Nilai-nilai demokrasi yang dicapai oleh negara tetangganya tidak banyak diketahui oleh rakyat Malaysia. Hal ini memang disengaja oleh pemerintah mereka agar rakyat tetap bodoh sehingga tidak membahayakan kekuasaan mereka.(Malaysia negara demokrasi????
fakta seputar malaysia 3click to zoom : gedung kebanggan Malaysia
3. Menurut analisis Robert C. Lie (Times magazine, June 2007), fenomena yang berlaku di Malaysia ini dalamistilah psikologi merupakan mekanisme pertahanan diri. Intinya, adanya kelemahan, kebodohan, serta kegagalan bangsa Malaysia mengaktualisasikan diri sebagai suatu bangsa yang bisa dihormati oleh bangsa lainnya menyebabkan mereka berusaha sekuat tenaga membalik penilaian tersebut dengan memberikan stigma yang lebih jelek terhadap negara tetangganya.
4. Analisis dari Dinas Rahasia Russia (2006) terhadap fenomena teroris Dr. Azahari dan Nurdin Moh. Top,menyatakan bahwa kedua orang tersebut adalah merupakan kaki tangan / agen rahasia Malaysia bekerjasama dengan CIA disusupkan ke Indonesia untuk mencegah fenomena kebangkitan Islam moderat di Indonesia. Seperti Analisis dari CIA, keberhasilan proses demokratisasi di Indonesia yang diikuti dengan kebangkitan Islam di Indonesia akan menjadikan Indonesia sebagai Negara besar dan maju di regional Asia Pasifik. Kondisi ini jelas tidak menguntungkan bagi Malaysia yang berupaya menjadi pemimpin di wilayah ini namun tidak memiliki kemampuan sama sekali. Kepentingan USA terhadap wilayah ini juga akan terganggu bila Indonesia berhasil muncul menjadi Negara besar dan maju di kawasan ini.
5. Dalam era globalisasi dewasa ini, peperangan bukan lagi menjadi suatu kunci bagi memenangi suatu persaingan. Justru saat ini yang dibutuhkan adalah soft power. Keunggulan budaya salah satunya. Dalam banyak hal ini jelas sekali keunggulan budaya Indonesia atas Malaysia. Lagu-lagu Indonesia banyak membanjiri Malaysia, bahkan menjadi top chart di negara mereka. Belum lagi hasil-hasil budaya lainnya seperti film, kerajinan, pencak silat, kebudayaan tradisional, dan lain-lain. Arsitektur misalnya, sudah menjadi pengetahuan umum bila menara kembar Petronas mencontek dari desain Candi Prambanan di Indonesia. Fenomena ini diakui oleh budayawan serta banyak artis Malaysia, salah satunya adalah Amy yang begitu gundah atas membanjirnya produk budaya dari Indonesia ke Malaysia
6. Tidak ada satupun kurikulum mancanegara yang memasukkan mata pelajaran bahasa Malaysia kedalam kuliahnya, satu-satunya turunan dari bahasa melayu yang dijadikan kurikulum pendidikan bahasa asing adalah bahasa Indonesia.(University di Australia, Belanda, Rusia, China, Jepang, Eropa, USA). Hal ini disebabkan karena bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang berpotensi semakin besar pemakaiannya di dunia (UNESCO).


Cek TKPnya : http://menujuhijau.blogspot.com/2010/12/6-fakta-tentang-malaysia-yang-tidak.html#ixzz19gl5jfy7