Arsip Blog

Sabtu, 27 November 2010

Yordan, Petinju Kalimantan Barat Yang Masuk 10 Besar Asia


Siapa sangka, petinju kelahiran Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat ini berhasil menjuarai pertandingan melawan mantan juara WBO Asia Michael Sigarlaki, Jumat (22/10/10).
Ia mengatakan, dengan peringkat sepuluh besar untuk kelas bulu super tidak membuat dirinya berbangga hati.
Setiap hari saya terus meningkatkan latihan untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh saat bertanding dan latihan mental,” katanya.
Menurut manajer Yohanes “Exocet” Yordan, Bedjo Rahardjo. Petinju kidal itu akan diarak dari bandara langsung menuju kota Pontianak oleh anggota Brimob. Malam ini, Yordan akan menginap di Hotel terlebih dahulu untuk kemudian besoknya langsung terbang ke Pontianak.
show.php?photo=20101119033259 Yohanes Exocet Yordan 2 4ce58d7b179a2 Yordan, Petinju Kalimantan Barat Yang Masuk 10 Besar Asia
Sekedar catatan, Yordan pada ring tinju amatir telah melakukan 38 kali naik ring, sebanyak 36 kali menang, dua kali kalah, dan 17 kali menang KO. Sedangkan untuk ring tinju profesional, dia 18 kali bertanding, 16 kali menang (7 KOs), satu kalah kalah dan satu kali lagi seri.
Tahun 2005-2006 untuk ring tinju amatir saya meraih gelar tinju terbaik dan anggota tim Indonesia 2006-2007,” katanya.
Berdasarkan pengalamannya , kekalahan yang paling menyakitkan yang pernah dia alami adalah ketika menghadapi petinju Filipina Ricky Sismundo dalam perebutan sabuk juara Youth Asia versi badan tinju dunia WBO yang digelar di Kota Pontianak.
show.php?photo=20101119033303 Yohanes Exocet Yordan 3 4ce58d7fa2c9d Yordan, Petinju Kalimantan Barat Yang Masuk 10 Besar Asia
show.php?photo=20101119033303 Yohanes Exocet Yordan 4 4ce58d7fc7728 Yordan, Petinju Kalimantan Barat Yang Masuk 10 Besar Asia
Yohanes hanya mampu bertahan di ronde ketiga dan kekalahan tersebut dikarenakan dia terbebankan dengan rekor lawan.
Sumber : http://duniainternet.info/yordan-petinju-kalimantan-barat-yang-masuk-10-besar-asia/

Mengenal Semut, Serangga Paling Berbahaya Di Dunia





Jatuhkanlah bongkahan makanan ke tanah, maka hewan yang pertama menjangkaunya adalah semut. Hal ini berlaku di sebagian besar daratan tempat semut ada. Dalam hal jumlah individu dan biomassa (berat tubuh), armada semut memang mendominasi di hampir seluruh habitat darat dunia. Siang atau malam, pasukan semut tersebut dengan giat menjelajah daratan, sehingga mereka dapat menemukan makanan sebelum hewan lain menemukannya.
Dengan dominasi ekologis tersebut, wajarlah bila semut dapat ditemukan dimana-mana. Dari gedung tinggi hingga hutan lebat, dari pesisir pantai hingga daerah subalpin. Semut juga ada di dalam tanah hingga pohon tinggi, di padang gurun hingga padang tundra. Bahkan, saat ini Anda kemungkinan besar tidak jauh dari pekerja semut yang sedang menjelajah di sekitar Anda.

Dominasi semut juga tercermin dalam jumlah biomasa serangga. Dalam komposisi biomassa serangga di dunia, setidaknya sepertiganya terdiri atas semut. Jumlah tersebut cukup besar mengingat jumlah total spesies semut kurang dari 2% jumlah total spesies serangga. Jumlah spesies semut di dunia diperkirakan sekitar 20.000, dan 12.000 di antaranya telah diketahui oleh sains. Di Indonesia sendiri ada sekitar 1.500 spesies yang telah dideskripsikan, namun diperkirakan ada sekitar 500 spesies lagi yang belum ditemukan.


Identifikasi spesies semut di Indonesia tergolong sulit karena masih sedikitnya penelitian taksonomi semut di sini. Meskipun demikian, tidak perlu penelitian yang rumit untuk mengetahui berapa spesies semut yang berkeliaran di sekitar rumah kita. Bila dilakukan pengamatan sederhana, dapat diketahui sedikitnya 3 spesies semut berkeliaran di rumah. Beberapa spesies yang berbeda lagi dapat ditemukan di halaman rumah.

Bila Anda mengamati komunitas semut di sekitar Anda, jangan heran jika Anda menemukan beraneka spesies hidup dalam area yang relatif sempit. Sebagian besar semut berukuran kecil, yaitu dengan panjang kurang dari 5 mm. Dengan tubuh kecil ini, sumber daya yang diperlukan untuk bertahan hidup relatif kecil pula. Dengan demikian lebih banyak populasi semut dapat bertahan hidup dalam daerah sempit dibandingkan dengan hewan-hewan yang berukuran lebih besar.

Apalagi, koloni semut memiliki sistem pembagian tugas di armada pekerjanya. Dalam sistem ini, setiap anggota koloni semut menjalankan pekerjaan-pekerjaan tertentu sesuai dengan kebutuhan koloni saat itu. Pekerjaan-pekerjaan koloni tersebut adalah mencari makan, membangun sarang, menjaga dari musuh, merawat anakan, menghasilkan telur, atau melakukan reproduksi. Dengan pembagian tugas ini, pekerjaan koloni dilakukan secara efektif dan efisien sehingga meningkatkan ketahanan serta kelangsungan hidup koloni.
Koloni Semut kayu:
Koloni semut merah:
Koloni Semut hitam:
Spesies-spesies semut yang hidup berdampingan tersebut memiliki relung ekologis yang berbeda-beda. Perbedaan relung ini mengurangi kompetisi antara koloni semut yang dapat menekan populasi. Sebagai contoh, satu spesies semut memilih untuk mencari partikel makanan berukuran kecil, spesies lain memilih partikel makanan yang besar. Ada semut yang memilih bersarang di tanah, ada yang di celah-celah kayu, ada pula yang di antara dedaunan pohon. Ada semut yang aktif di malam hari, ada pula yang aktif siang hari. Dengan adanya perbedaan strategi hidup ini, spesies-spesies semut dapat berbagi sumber daya lingkungannya.


Semut menjejakkan kaki-kaki kecilnya di bumi sejak 90 juta tahun yang lalu, mendahului manusia yang baru muncul sekitar 250.000 tahun lalu. Meskipun demikian, hanya sejak 10 juta tahun lalu jumlah spesies dan populasi semut berkembang dan mencapai kelimpahan seperti saat ini. Dalam sejarah hidupnya yang panjang, spesies-spesies semut berevolusi mengembangkan adaptasi yang kompleks dan menarik dalam hal morfologi, fisiologi, serta perilaku sosial. Contohnya adalah munculnya semut yang bertani, semut peternak, semut parasit sosial, semut penganyam sutra, semut terbang, semut raksasa, bahkan ada semut yang dapat meledakkan dirinya. Dengan kompleksitas hidup yang demikian, tidak heran jika semut dianggap sebagai titik puncak evolusi serangga, sama seperti manusia adalah puncak evolusi vertebrata.


MACAM-MACAM SEMUT

Semut Pristomyrmex punctatus dengan aphid yang menjadi pasangan simbiosisnya:


Semut Crematogaster sp. bersama anakannya di dalam kayu lapuk:


Semut Paratrechina longicornis saling berinteraksi:



Semut hitam Dolichoderus thoracicus di permukaan daun:

SEMUT TERBESAR DI DUNIA

SEMUT PALING BERBAHAYA DI DUNIA

Ternyata, hewan yang bernama Semut (Ant) ada juga yang berbahaya, meskipun bentuknya gak seberapa besar, namun akibat yang dihasilkan sangat fatal. Semut ini bernama: Coptotermes Formosanus Shiraki. Adalah sejenis semut perang yang merupakan hama tanaman. Bentuk semut ini besar, berbisa dan bisa dijumpai di tanah pekuburan, bukit berwarna kemerahan.
Ini foto korban semut tersebut.
Kini semut mencapai dominasi dalam hal jumlah individu dan biomasa hewan daratan. Di habitat alaminya, semut memiliki peran-peran ekologis yang penting. Pada ekosistem daratan, semut adalah pemangsa utama terhadap invertebrata kecil. Semut dapat menggali sejumlah besar tanah sehingga menyebabkan terangkatnya nutrisi tanah. Semut membentuk simbiosis dengan berbagai serangga, tumbuhan, dan fungi. Tanpa bersimbiosis dengan semut, organisme tersebut akan menurun populasinya hingga punah. Selain sebagai pemangsa, semut juga adalah mangsa yang penting bagi berbagai serangga, laba-laba, reptil, burung, kodok, bahkan bagi tumbuhan karnivora.

Peran yang dijalankan semut sedemikian penting sehingga dikatakan bahwa jika semut punah, ribuan spesies hewan dan tumbuhan akan ikut punah. Bahkan lebih dari itu, hampir semua ekosistem daratan akan melemah karena berkurangnya kompleksitas ekosistem. Keberadaan semut ini sering dibandingkan dengan keberadaan manusia serta perusakan alam yang dilakukannya, yaitu bahwa jika manusia punah dari bumi ini, lingkungan akan kembali kepada keseimbangan yang subur dan alami seperti sebelum ledakan populasi manusia terjadi. Namun, sebenarnya keberadaan manusia tidak mutlak harus merusak alam, karena manusia selalu memiliki pilihan untuk merusak lingkungan atau memeliharanya. Hanya saja, manusia harus lebih bijak dalam memutuskan pilihan dan tidak mengulangi kesalahan yang telah dilakukannya.

Seandainya kita bisa mengerti bahasa semut, mungkin mereka akan menegur, dan memberi jawaban pada kita, dan kita dapat belajar dari mereka. Seperti para pemikir jaman dahulu yang takjub melihat perilaku semut. Salomo pun berkata: “Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak...”

Sumber : http://www.tongberisi.net/2010/10/mengenal-semut-serangga-paling-dominan.html

Mengenal Semut, Serangga Paling Dominan Di Dunia



Jatuhkanlah bongkahan makanan ke tanah, maka hewan yang pertama menjangkaunya adalah semut. Hal ini berlaku di sebagian besar daratan tempat semut ada. Dalam hal jumlah individu dan biomassa (berat tubuh), armada semut memang mendominasi di hampir seluruh habitat darat dunia. Siang atau malam, pasukan semut tersebut dengan giat menjelajah daratan, sehingga mereka dapat menemukan makanan sebelum hewan lain menemukannya.
Dengan dominasi ekologis tersebut, wajarlah bila semut dapat ditemukan dimana-mana. Dari gedung tinggi hingga hutan lebat, dari pesisir pantai hingga daerah subalpin. Semut juga ada di dalam tanah hingga pohon tinggi, di padang gurun hingga padang tundra. Bahkan, saat ini Anda kemungkinan besar tidak jauh dari pekerja semut yang sedang menjelajah di sekitar Anda.

Dominasi semut juga tercermin dalam jumlah biomasa serangga. Dalam komposisi biomassa serangga di dunia, setidaknya sepertiganya terdiri atas semut. Jumlah tersebut cukup besar mengingat jumlah total spesies semut kurang dari 2% jumlah total spesies serangga. Jumlah spesies semut di dunia diperkirakan sekitar 20.000, dan 12.000 di antaranya telah diketahui oleh sains. Di Indonesia sendiri ada sekitar 1.500 spesies yang telah dideskripsikan, namun diperkirakan ada sekitar 500 spesies lagi yang belum ditemukan.


Identifikasi spesies semut di Indonesia tergolong sulit karena masih sedikitnya penelitian taksonomi semut di sini. Meskipun demikian, tidak perlu penelitian yang rumit untuk mengetahui berapa spesies semut yang berkeliaran di sekitar rumah kita. Bila dilakukan pengamatan sederhana, dapat diketahui sedikitnya 3 spesies semut berkeliaran di rumah. Beberapa spesies yang berbeda lagi dapat ditemukan di halaman rumah.

Bila Anda mengamati komunitas semut di sekitar Anda, jangan heran jika Anda menemukan beraneka spesies hidup dalam area yang relatif sempit. Sebagian besar semut berukuran kecil, yaitu dengan panjang kurang dari 5 mm. Dengan tubuh kecil ini, sumber daya yang diperlukan untuk bertahan hidup relatif kecil pula. Dengan demikian lebih banyak populasi semut dapat bertahan hidup dalam daerah sempit dibandingkan dengan hewan-hewan yang berukuran lebih besar.

Apalagi, koloni semut memiliki sistem pembagian tugas di armada pekerjanya. Dalam sistem ini, setiap anggota koloni semut menjalankan pekerjaan-pekerjaan tertentu sesuai dengan kebutuhan koloni saat itu. Pekerjaan-pekerjaan koloni tersebut adalah mencari makan, membangun sarang, menjaga dari musuh, merawat anakan, menghasilkan telur, atau melakukan reproduksi. Dengan pembagian tugas ini, pekerjaan koloni dilakukan secara efektif dan efisien sehingga meningkatkan ketahanan serta kelangsungan hidup koloni.
Koloni Semut kayu:
Koloni semut merah:
Koloni Semut hitam:
Spesies-spesies semut yang hidup berdampingan tersebut memiliki relung ekologis yang berbeda-beda. Perbedaan relung ini mengurangi kompetisi antara koloni semut yang dapat menekan populasi. Sebagai contoh, satu spesies semut memilih untuk mencari partikel makanan berukuran kecil, spesies lain memilih partikel makanan yang besar. Ada semut yang memilih bersarang di tanah, ada yang di celah-celah kayu, ada pula yang di antara dedaunan pohon. Ada semut yang aktif di malam hari, ada pula yang aktif siang hari. Dengan adanya perbedaan strategi hidup ini, spesies-spesies semut dapat berbagi sumber daya lingkungannya.


Semut menjejakkan kaki-kaki kecilnya di bumi sejak 90 juta tahun yang lalu, mendahului manusia yang baru muncul sekitar 250.000 tahun lalu. Meskipun demikian, hanya sejak 10 juta tahun lalu jumlah spesies dan populasi semut berkembang dan mencapai kelimpahan seperti saat ini. Dalam sejarah hidupnya yang panjang, spesies-spesies semut berevolusi mengembangkan adaptasi yang kompleks dan menarik dalam hal morfologi, fisiologi, serta perilaku sosial. Contohnya adalah munculnya semut yang bertani, semut peternak, semut parasit sosial, semut penganyam sutra, semut terbang, semut raksasa, bahkan ada semut yang dapat meledakkan dirinya. Dengan kompleksitas hidup yang demikian, tidak heran jika semut dianggap sebagai titik puncak evolusi serangga, sama seperti manusia adalah puncak evolusi vertebrata.


MACAM-MACAM SEMUT

Semut Pristomyrmex punctatus dengan aphid yang menjadi pasangan simbiosisnya:


Semut Crematogaster sp. bersama anakannya di dalam kayu lapuk:


Semut Paratrechina longicornis saling berinteraksi:



Semut hitam Dolichoderus thoracicus di permukaan daun:

SEMUT TERBESAR DI DUNIA

SEMUT PALING BERBAHAYA DI DUNIA

Ternyata, hewan yang bernama Semut (Ant) ada juga yang berbahaya, meskipun bentuknya gak seberapa besar, namun akibat yang dihasilkan sangat fatal. Semut ini bernama: Coptotermes Formosanus Shiraki. Adalah sejenis semut perang yang merupakan hama tanaman. Bentuk semut ini besar, berbisa dan bisa dijumpai di tanah pekuburan, bukit berwarna kemerahan.
Ini foto korban semut tersebut.
Kini semut mencapai dominasi dalam hal jumlah individu dan biomasa hewan daratan. Di habitat alaminya, semut memiliki peran-peran ekologis yang penting. Pada ekosistem daratan, semut adalah pemangsa utama terhadap invertebrata kecil. Semut dapat menggali sejumlah besar tanah sehingga menyebabkan terangkatnya nutrisi tanah. Semut membentuk simbiosis dengan berbagai serangga, tumbuhan, dan fungi. Tanpa bersimbiosis dengan semut, organisme tersebut akan menurun populasinya hingga punah. Selain sebagai pemangsa, semut juga adalah mangsa yang penting bagi berbagai serangga, laba-laba, reptil, burung, kodok, bahkan bagi tumbuhan karnivora.

Peran yang dijalankan semut sedemikian penting sehingga dikatakan bahwa jika semut punah, ribuan spesies hewan dan tumbuhan akan ikut punah. Bahkan lebih dari itu, hampir semua ekosistem daratan akan melemah karena berkurangnya kompleksitas ekosistem. Keberadaan semut ini sering dibandingkan dengan keberadaan manusia serta perusakan alam yang dilakukannya, yaitu bahwa jika manusia punah dari bumi ini, lingkungan akan kembali kepada keseimbangan yang subur dan alami seperti sebelum ledakan populasi manusia terjadi. Namun, sebenarnya keberadaan manusia tidak mutlak harus merusak alam, karena manusia selalu memiliki pilihan untuk merusak lingkungan atau memeliharanya. Hanya saja, manusia harus lebih bijak dalam memutuskan pilihan dan tidak mengulangi kesalahan yang telah dilakukannya.

Seandainya kita bisa mengerti bahasa semut, mungkin mereka akan menegur, dan memberi jawaban pada kita, dan kita dapat belajar dari mereka. Seperti para pemikir jaman dahulu yang takjub melihat perilaku semut. Salomo pun berkata: “Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak...”

Sumber : http://www.tongberisi.net/2010/10/mengenal-semut-serangga-paling-dominan.html

Potret Gambaran Korea Dari Negara Miskin Menjadi Negara Kaya Raya

http://cache.virtualtourist.com/1435131-Myoung_Dong_on_a_Holiday-South_Korea.jpg

1950, KOREA SELATAN adalah salahsatu negara termiskin di dunia. Sama miskinnya dengan negara-negara termiskin di Afrika dan Asia. Ekonominya hanya bersandar pada pertanian, belum lagi sempat hancur gara-gara pendudukan Jepang dan Perang Korea.

Dalam 4 dekade, Korea Selatan berubah cepat dari negara termiskin, menjadi salahsatu Negara paling kaya dan tercanggih di dunia dengan nilai ekonomi Trilyunan dollar.

Tahun 1963, GDP perkapitanya cuma $100. Tahun 1995 sudah $10.000. 2007, $25.000. Goldman Sachs meramalkan Korea tahun 2050 nanti akan jadi negara terkaya nomor 2 di dunia, mengalahkan semua bangsa lainnya kecuali Amerika dengan pendapatan perkapita $81.000. Korea, juga tercatat sebagai bangsa dengan kecepatan pertumbuhan ekonomi tercepat sepanjang sejarah.

Dan inilah keadaan kota Korsel yang berubah menjadi kota nan mewah ini.

http://www.buyusa.gov/utah/korea.jpg


Produk-produk elektronik Korea, Samsung dan LG, telah menguasai dunia. Dari ponsel canggih, televisi plasma, LCD, sampai semikonduktor. LG sendiri sekarang adalah perusahaan pembuat panel plasma terbesar di dunia. Samsung, adalah konglomerat terbesar di dunia, yang hanya kalah oleh General Electric.

Industri pembuatan kapal Korea, Hyundai dan Samsung Heavy Industries, adalah yang terbesar di dunia dan mengalahkan Jepang tahun 2004. Hyundai, juga menjadi perusahaan otomotif ke 5 terbesar di dunia.

Korea juga telah jadi negara termaju di dunia dalam hal infrastruktur teknologi. Sejak tahun 2000, seluruh masyarakat Korea telah menikmati jaringan internet 100 Mbit/detik, siaran televisi interaktif high-definition, teknologi komunikasi 4G.

Awalnya biasa saja

http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/44130000/jpg/_44130257_chuseok_afp416b.jpg


Ekonomi dibangun dengan membangun industri-industri standar negara berkembang, tekstil, sepatu, yang mudah dan ringan. Tapi pemerintah sudah sekaligus mempersiapkan segalanya, infrastruktur, sumberdaya, dan pengetahuan untuk level industri selanjutnya. Industri berat dan strategis, baja, otomotif, perkapalan. Bukan untuk dimajukan, tapi untuk mengusai dunia.

Sejak awal, strategi besar Korea adalah export oriented. Mereka harus mempersiapkan diri dan berjuang untuk merebut pasar dunia! Ini akibat dari keadaan yang sama seperti Jepang, sumberdaya alam yang sangat terbatas dan pasar dalam negeri yang kecil. Export Oriented! Berjuang keras sejak dini untuk merebut pasar dunia.

Pemerintah memberikan dukungan yang kuat untuk dunia usaha. Infrastruktur, modal yang murah, pajak rendah untuk industri unggulan, dan, sumberdaya manusia berkualitas tinggi. Birokrasi dibuat super efisien dan berkualitas tinggi. Para birokrat dididik dengan proses belajar dan disiplin kelas dunia. Hanya yang terbaik yang ada dalam birokrasi. Yang tidak efisien, langsung dipotong. Tidak ada waktu untuk birokrasi korup.

Para konglomeratnya, Hyundai, Samsung, dan LG juga adalah pejuang yang sangat nasionalis. Mereka pada dasarnya akan berjuang mati-matian menembus pasar dunia demi kemajuan bangsa Korea. Dengan, atau tanpa bantuan dari pemerintah.

Para pemimpin Korea juga punya visi yang sangat maju dalam penyerapan dan pengembangan teknologi. Inilah kunci dari semua bangsa-bangsa termaju. Tahun 1959, pemerintah Korea sudah mendirikan Korean Atomic Energy Commision. Pertengahan tahun 1960, Kementerian Sains dan Teknologi dibentuk. Lalu Korea Institute of Science and Technology yang dibentuk untuk riset industrial.

Dan setelah itu, proses pembelajaran sains dan teknologi dilakukan secara besar-besaran. Para ilmuwan asing dan segala macam teknologi terbaru dari Barat diserap habis-habisan. Persis seperti Jepang. Riset dan penelitian digalakkan, orang-orang serta badan-badan riset yang unggul diberi dana yang sangat besar oleh pemerintah. Industri-industri dengan potensi pasar masa depan yang besar dianalisis dan dikejar habis-habisan, baik oleh pemerintahnya maupun swasta.

Industri-industri utama Korea Selatan sekarang adalah otomotif, semikonduktor, elektronik, pembuatan kapal, dan baja. Korea juga dengan intens mengembangkan industri-industri strategis masa depan, seperti Nanoteknologi, Bioteknologi, Teknologi Informasi, Robotika, dan teknologi ruang angkasa.

Korea mempunyai robot humanoid ke 2 di dunia, HUBO, robot berkepala Einstein. (Robot humanoid pertama dunia adalah Asimo dari Jepang). Korea juga berambisi menjadi “World’s Number 1 Robotics Nation”, bangsa pengguna robot terbesar dunia, 2025 nanti.

“THE KOREAN BIG SECRET!”
Dan bagaimana cara agar bangsa Korea punya kemampuan yang tinggi untuk menyerap sains dan teknologi ? Kuncinya adalah ….

Pembangunan manusia-manusia unggul!

Manusia-manusia unggul yang punya kemampuan tinggi dalam menyerap ilmu dan teknologi. Pembangunan manusia-manusia unggul, lewat pendidikan unggul. Pendidikan terbaik di dunia.

Sejak lama, pemerintah telah berjuang agar anak-anak Korea memiliki nilai matematika dan sains yang tinggi. Tidak dalam ukuran Korea sendiri, tapi dalam skala global. Jadi sistem pendidikan terbaik di dunia harus dibentuk.

Ahli-ahli pendidikan terbaik di dunia, pakar-pakar sains dan teknologi termaju didata


Sumber : http://www.unikaja.com/2010/11/potret-gambaran-korea-selatan

Bahaya Terlalu Sering Makan Ikan Asin


Ikan asin tentunya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Ada kenikmatan tersendiri bila ikan asin dapat dimakan dengan nasi panas dan sambal terasi. Tapi sebaiknya jangan sering-sering makan ikan asin. Mengapa?

"Ikan asin itu mengandung nitrosamin yang merupakan pencetus aktifnya virus Epstein-Barr yang merupakan penyebab utama kanker nasofaring (kanker tenggorokan atau THT)," jelas dr Budianto Komari, Sp.THT dari KSMF THT RS Kanker Dharmais, dalam acara penyuluhan ilmiah untuk awan 'Diagnosa & Penatalaksanaan Karsinoma Nasofaring' di RS Kanker Dharmais, Jakarta, Selasa (23/11/2010).

Ikan asin mengandung nitrosamin yang merupakan karsinogen (zat pemicu kanker). Ini karena dalam proses pengasinan dan penjemurannya, sinar matahari bereaksi dengan nitrit (hasil perombakan protein) pada daging ikan, sehingga membentuk senyawa nitrosamin.

"Nitrosamin ini pencetus utama kanker nasofaring, tidak hanya di ikan asin tetapi juga banyak pada makanan yang diawetkan," kata dr Budi lebih lanjut.

dr Budi menjelaskan, di daerah China Selatan yang sebagian besar penduduknya adalah nelayan dan hampir setiap hari makan ikan asin ternyata angka kejadian kanker nasofaring sangat tinggi. Dan pencetus utamanya adalah ikan asin.

Menurut dr Budi, virus Epstein-Barr sebenarnya banyak terdapat dimana-mana, bahkan di udara bebas. Hanya saja tidak semua akan menjadi kanker, virus ini akan tetap 'tidur' di nasofaring jika tidak dipicu faktor-faktor tertentu.

Faktor-faktor pemicu aktifnya virus Epstein-Barr antara lain:

1. Genetik
Ras Mongoloid tercatat paling banyak menderita kanker nasofaring karena memiliki gen tertentu.

2. Cara hidup yang tidak sehat
Cara hidup yang tidak sehat seperti sering terkena polusi, asap, asap rokok, alkohol.

3. Cara makan
Cara makan yang tak sehat seperti sering makan ikan asin, makanan awetan yang diasap atau fermentasi, dan memasak dengan kayu.

4. Pekerjaan dan keagamaan
Orang yang bekerja di pabrik yang banyak gas dan bahan kimia industri, peleburan besi, formaldehida, serbuk kayu. Dan kegiatan keagamaan seperti dupa dan menyan.

"Sebenarnya kalau sekali-kali makan ikan asin ya nggak apa-apa, ikan asin enak kok. Tapi ya jangan sering-sering, jangan tiap hari juga. Yang terpenting makan harus bervariasi dan makanan segar, jangan terlalu sering makan makanan awetan atau kalengan," tutup dr Budi.


Sumber : http://berbagifb.blogspot.com/2010/11/hindari-kebiasaan-makan-ikan-asin-yang

Malaysia Dan Negara ASEAN Siap Bantu Indonesia


Malaysia dan anggota-anggota negara ASEAN lainnya ingin membantu Indonesia yang tengah dilanda bencana, baik tsunami Mentawai maupun letusan Gunung Merapi sejak awal pekan ini. Karena bencana ini pula lah yang membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) absen pada hari pertama KTT ASEAN.

Hal ini juga ditegaskan oleh Najib Tun Razak, Perdana Menteri Malaysia. Dia mengatakan bahwa dirinya dan pemimpin ASEAN lainnya memang belum membahasa secara khusus situasi di Indonesia, namun mereka menegaskan bahwa mereka siap membantu Indonesia.
“Walaupun belum memutuskan bantuan seperti apa, namun kami siap membantu Indonesia,” jelas Najib, Jumat (29/10) kemarin seperti yang dilansir dari harian The Star.
Najib akan menyempatkan diri berbincang sevara khusus dengan Presiden SBY mengenai hal ini. Sejumlah negara seperti Australia, Amerika Serikat dan Uni Eropa juga dikabarkan teha memberikan bantuan darurat kepada Indonesia.


Sumber : http://kampungtki.com/baca/21123

Kelinci Sumatra, Kelinci Terlangka Di Dunia


Kelinci Sumatra (Nesolagus netscheri) tercatat sebagai kelinci paling langka di dunia. Hewan ini dinyatakan hampir punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN). Sebelumnya, hewan ini pernah dikira punah hingga pada tahun 90-an terfoto oleh seseorang.

Kelinci ini terletak pada tempat yang sangat terisolasi, hanya terdapat di hutan-hutan Bukit Barisan, Sumatra. Karena mereka terletak di tempat yang sangat terisolasi, sangat minim informasi tentang perilaku dan habitatnya. Bahkan, masyarakat setempat tak memiliki bahasa lokal untuk menyebutnya dan ada yang tak menyadari keberadaannya.

Kalau ada informasi tentang kelinci ini, itu hanyalah bahwa kelinci ini aktif pada malam hari. Di siang hari, mereka menghabiskan waktu untuk bersembunyi di dalam liang yang ditinggalkan hewan lain. Sejauh ini, tak ada bukti bahwa mereka menggali lubangnya sendiri.

Kelinci Sumatra terlihat menarik sebab memiliki warna bulu yang bermotif garis. Diperkirakan, warna bulu tersebut dimiliki agar kelinci itu bisa menyesuaikan diri dan bersembunyi di dasar hutan hujan tropis. Secara umum, kelinci ini memiliki bulu yang tebal dan lembut, garis-garis yang berwarna coklat kacang, serta satu garis yang memanjang dari tengkuk hingga ekor. Ciri lainnya adalah memiliki ekor warna merah, berberat kurang lebih 1,5 kg dan telinga yang lebih kecil dari kelinci umumnya.

Soal mencari makan, kelinci ini ternyata juga tak seperti hewan lainnya yang berkeliling wilayah tertentu, tetapi memilih untuk hanya mengikati daerah sekitar liangnya dan memakan apa tanaman apa saja yang ada di sana. Tentang reproduksinya, belum ada data yang cukup jelas oleh sebab jarangnya kajian tentang jenis kelinci ini.


Sumber : http://www.submitbookmarker.com/2010/10/kelinci-terlangka-di-dunia-ada-di.html

32 Data Klaim Negara Lain Atas Budaya Indonesia Yang Didominasi Malaysia


Berikut ini adalah daftar artefak budaya Indonesia yang diduga dicuri, dipatenkan, diklaim, dan atau dieksploitasi secara komersial oleh korporasi asing, oknum warga negara asing, ataupun negara lain:

1. Batik dari Jawa oleh Adidas
2. Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
3. Naskah Kuno dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
4. Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia
5. Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
6. Rendang dari Sumatera Barat oleh Oknum WN Malaysia
7. Sambal Bajak dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Belanda
8. Sambal Petai dari Riau oleh Oknum WN Belanda
9. Sambal Nanas dari Riau oleh Oknum WN Belanda
10. Tempe dari Jawa oleh Beberapa Perusahaan Asing
11. Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
12. Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
13. Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
14. Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia
15. Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia
16. Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
17. Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
18. Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
19. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
20. Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Perancis
21. Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Inggris
22. Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia
23. Desain Kerajinan Perak Desak Suwarti dari Bali oleh Oknum WN Amerika
24. Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat Asli Indonesia oleh Shiseido Co Ltd
25. Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia
26. Kopi Gayo dari Aceh oleh perusahaan multinasional (MNC) Belanda
27. Kopi Toraja dari Sulawesi Selatan oleh perusahaan Jepang
28. Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia
29. Kain Ulos oleh Malaysia
30. Alat Musik Angklung oleh Pemerintah Malaysia
31. Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia
32. Wayang Kulit oleh Malingsiya
33. Keris oleh Malingsiya
34. Tari Pendet dari Bali oleh Pemerintah Malaysia, 
Lama2 pulau jawa, gunung lawu, garuda pancasila bakalan diklaim juga!

Sumber: http://budaya-indonesia.org/iaci/Data_Klaim_Negara_Lain_Atas_Budaya_Indonesia

Karya-Karya Dari Pasir Yang Luar Biasa


1. Seekor Naga
Naga sudah sering ditemukan dalam mitologi dan cerita rakyat dalam budaya di seluruh dunia. Kekuatan menakutkan mereka dikombinasikan dengan keanggunan yang tidak terbantahkan (dan tentu saja dengan ukuran besar), menjadikan mereka suatu subjek imajinasi.
Pematung ingin mengambil keuntungan dari rasa hormat dan kagum manusia terhadap binatang mitologis ini dengan menciptakan gambaran yang sangat rumit di sisi bukit pasir dan gambaran yang keluar langsung dari bumi.

2. Sebuah Kota

Dengan cukup banyak orang yang bekerja dalam proyek ini, pematung pasir dapat membuat suatu mahakarya yang memakan separuh pasir di pantai. Kreasi raksasa ini dibuat untuk membuat setiap pejalan kaki terkesan, karena tidak setiap hari anda bisa melihat sesuatu yang terbuat dari pasir.

3. Fosil dan Harta Karun

Pantai ini adalah tempat untuk bermain-main dengan ombak dan tempat bersantai selagi liburan, bedanya pantai ini menambahkan efek menyeramkannya dengan penambahan patung tulang rangka yang disentuh dengan sentuhan artistik.
Orang yang suka menyisir pantai dengan metal detector, biasanya mencari harta yang hilang, sehingga ini menjadi hal yang menarik untuk berimajinasi dengan kerangka tulang dinosaurus, dan bajak laut yang mengubur sisa-sisa harta rampasannya.

4. Para Ilmuwan

Para Ilmuwan juga senang untuk berjemur dibawah terik matahari pantai. Tak terkecuali Ilmuwan "Besar" ini yang terbuat dari pasir. Mulai dari Darwin Sampai Michaelangelo, ilmuwan dan subyek penelitian adalah salah satu hal yang paling populer dalam kompetisi patung yang berbahan pasir.
Meskipun patung dari ilmuwan yang sudah lama mati ini tidak sepopuler dengan patung naga, mereka punya nilai tersendiri bagi penggemar mereka.

5. Kegiatan Sehari-hari

Siapa yang mengatakan hal-hal yang biasa itu membosankan? Kegiatan sehari-hari seperti bermalas-malasan di tempat tidur atau di sofa jauh lebih menarik ketika mereka terpahat di pantai yang indah.
Adegan komik seperti kunjungan ke dokter gigi yang menyakitkan, atau pekerja konstruksi yang teledor, bisa membuat segala sesuatu yang paling umum menjadi lebih menghibur.

6. Ukiran Wajah

Bentuk manusia mungkin menjadi subjek yang paling lumrah untuk segala jenis seni, dan sama halnya dalam ukiran patung dari pasir. Mengamati ukiran wajah yang besar adalah suatu hal yang luar biasa, apalagi dengan sentuhan detail yang diukir kedalam ukiran patung ini menjadikkan sesuatu yang luar biasa. Detail seperti kerutan pada wajah menambah keindahan dari patung pasir tersebut.

7. Tokoh Fiksi

Karakter-karakter fiksi yang biasanya muncul dalam film juga biasanya sering memeriahkan sebuah kompetisi seni pasir, termasuk karakter dalam film animasi Disney dan juga karakter dalam film jadul seperti ulliver’s Travels dan Star Wars. Orang-orang juga pasti akan senang melihat tokoh favorite mereka dalam film dibentuk dari pasir pada liburan mereka yang akan datang.
Berimajinasi tentang kastil atau pemandangan indah dari alam mimpi adalah hal yang umum, sebagaimana potret artis seperti Michael Jackson. Kamu dapat melihat mural besar Gollum "Lord of the Rings", serta kelompok biksu yang tampak sangat kerdil.
Sepertinya masuk akal apabila pemandangan laut menjadi sebuah subyek yang sangat populer dalam setiap pemandangan pantai, dan kehidupan laun juga sering digambarkan oleh para seniman pasir ini dengan detail yang sangat mencengangkan. Terumbu karang datang berduyun duyun untuk hidup di pasir dan juga tidak ketinggalan makhluk-makhluk mistis seperti Putri Duyung.


Sumber : http://takunik.blogspot.com/2010/10/karya-dari-pasir-yang-menakjubkan.html

Seni Dari Suku Cadang Mobil, keren tapi mengerikan