Arsip Blog

Rabu, 10 November 2010

Inilah Alasan yang sebenarnya Kunjungan PM AUSTRALIA ke INDONESIA



Perdana Menteri Australia, Julia Gillard, memuji kinerja kepolisian dan intelijen Indonesia yang telah banyak berperan dalam pemberantasan terorisme, terutama dalam menangkap para pelaku teror yang membunuh warga Australia.


Gillard dan warga Australia pun menghargai sepenuhnya kerja keras kepolisian Indonesia dalam perang melawan terorisme.

“Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada kepolisian dan para ahli intelijen Indonesia yang telah bekerja sangat keras dalam menegakkan keadilan terhadap para teroris yang membunuh warga Australia di negara yang indah ini,” ujar Gillard dalam suatu resepsi di Jakarta, Selasa 2 November 2010.

Warga Australia kerap menjadi korban sasaran terorisme, di antaranya adalah peristiwa bom di Bali. Ledakan bom itu menewaskan empat warga Australia di sebuah kafe di Kuta pada 2005. Sebelumnya, pada 2004, sebuah bom meledak tepat di depan Kedubes Australia di Kuningan, Jakarta, yang menewaskan sembilan orang.

Pada Oktober 2002, sebanyak 88 warga Australia tewas akibat teror bom yang dilakukan Amrozi cs. Polisi Indonesia, melalui Densus 88, berhasil menangkap mereka yang berada di balik rangkaian serangan teror itu.

Atas dasar inilah, pada kunjungan Gillard selama dua hari ke Indonesia, 1-2 November 2010, kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama antarkepolisian. Ini demi mencegah dan menanggulangi kejahatan lintas negara dan memperkuat upaya kontra terorisme, pertukaran informasi, dan pembangunan kapasitas pemberantasan terorisme.

“Kedua negara akan terus melanjutkan kerja sama erat dalam penanggulangan ancaman ini demi kepentingan kedua negara,” ujar pernyataan yang dikeluarkan oleh Kedubes Australia di Jakarta.

Kedua negara, dalam kunjungan Gillard ke Indonesia, juga sepakat untuk mengimplementasikan komitmen dan kerja sama dalam melakukan aksi yang tercantum pada Traktat Lombok. Komitmen ini nantinya akan tertuang dalam Pengaturan antara Kementerian Pertahanan Indonesia dan Departemen Pertahanan Australia untuk implementasi Traktat Lombok dan Rencana Aksi Kerja Sama Pertahanan.
sumber: vivanews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar